Selasa, 12 April 2011

Berita Briptu Norman Kamaru

Akhir-akhir ni sudah banyak yang berbicara Briptu Norman Kamaru, tentang Limsning Norman sedang aksi Goyang India yang Heboh di YOUTUBE
 dengan hebohnya Briptu Norman Kamaru yang asalnya dari Gorontalo, tempat lahir saya...sekrang sudah jadi buah bibir masyakat dunia......Terlebih lagi Gorontalo semakin lama akan terkenal di dunia....


Popularitas Briptu Norman berawal dari sebuah video yang diunggah ke YouTube. Video berjudul Polisi Gorontalo Menggila itu memperlihatkan tingkah polah seorang polisi dalam menirukan gerakan aktor India, Shakh Rukh Khan, saat berjoget di film Dil Se dengan iringan lagu Chal Chaya Chaya. Dalam video berdurasi 6 menit 30 detik itu, sang polisi berjoget dan ber-lypsync dengan gerakan tubuh yang pas dan mimik yang akurat.

Sangat lucu dan menghibur.

Yang membuat penonton semakin geli adalah 'polisi Khan' itu beraksi di samping seorang rekannya sesama polisi yang, lucunya, asyik sendiri dengan handphone-nya dan sama sekali tidak terpengaruh dengan kegilaan rekan polisi di sebelahnya. Tersenyum simpul pun tidak!

Di zaman media sosial seperti ini, video itu dengan mudah berpindah tangan. Sampai hari ini, video tersebut sudah diklik lebih dari 500.000-an kali. Respon paling heboh terjadi di Facebook dan Twitter, dua situs jejaring sosial terbesar di Indonesia. Reaksi yang sebagian besar pro dan kontra. Yang pro mengatakan tindakan itu menghibur rakyat; polisi juga manusia yang bisa berbuat 'gila' saat jenuh. Yang pro menghujat 'polisi Khan' itu mencemari kors polisi. Apalagi setelah dicermati tingkah polisi itu dialkukan saat sedang bertugas, sambil merokok pula. Terlihat juga sekilas tindikan anting di telinganya.

Sejumlah diskusi di Facebook antara lain diberi judul "Satu Juta Tanda Tangan Dukung Briptu Norman Kamaru", "Melepas Rasa Jenuh Bersama Briptu Norman", dan "Dukung Briptu Norman Kamaru Berekspresi".

Ya, 'polisi Khan' itu ternyata bernama Norman Kamaru. Anggota Brimob Polda Gorontalo ini berpangkat Briptu alias Brigadir Satu. Sejumlah gosip pun seputar aksinya itu pun mengemuka. Ada yang bilang, aksi kocak Briptu Norman berpangkal dari keinginan menghibur rekan sesama polisi di sampingnya yang tengah bermasalah dengan sang istri.

Mengetahui ada anggota korpsnya yang sedang jadi sorotan, Kepolisian mengapresiasi sekaligus menegur aksi Briptu Norman. Kepala Bidang Humas Polda Gorontalo, AKBP Wilson Damanik, mengatakan pihaknya menghargai kreativitas Norman. Namun di samping itu, tindakan Norman bukan tanpa sisi negatif. Dalam rekaman video tersebut, Norman dinilai kurang menjaga kehormatan institusi Polri lantaran menggunakan seragam dinas. (Kompas.com)

Atas sikapnya yang dianggap kurang menjaga kehormatan institusi Polri itulah, sanksi terpaksa dijatuhkan kepada Briptu Norman. Tapi masyarakat yang sudah terlanjur jatuh sayang kepada polisi yang kocak ini, langsung ribut di media sosial, mengkritik keputusan yang dianggap tidak adil tersebut. Hiruk pikuk mengenai sanksi untuk Briptu Norman ini pun menjadi perbincangan tersendiri di situs-situs jejaring sosial.

Ada yang bilang, hukuman bagi Briptu Norman berupa keharusan menyanyi dan berjoget India lagi di depan di depan sekitar personel polisi yang baru selesai berlatih persiapan pemilukada Gorontalo. Juga di depan Kapolda Gorontalo, Brigadir Jenderal Irawan Dahlan.

Tapi menurut Dansat Brimob Polda Gorontalo, AKBP Anang Sumpena kepada VIVANews.com, Rabu (6/4) lalu, aksi Briptu Norman itu bukan hukuman. Pasalnya, Briptu Norman sudah diberi sanksi berupa peringatan. Menurut Anang, jika mengedepankan hukum positif, apa yang dilakukan Norman melanggar disiplin. Apalagi, pada saat menjaga posko ada prosedur yang tak boleh dilanggar. Misalnya tidak boleh membuka baret, dan tidak boleh bercanda berlebihan. Teguran yang dilayangkan ke Norman: silakan berkreasi, berseni, tapi jangan mengulangi saat jaga posko.

Jadi, apa makna aksi joget dan nyanyi kedua Norman di depan rekan-rekannya itu? Masih menurut Anang, hal itu murni inisiatif Norman sendiri."Norman melihat 200 personel sudah siang, capek, dia menawarkan diri. Lalu dia memutar musik di HP-nya, musik Shahrukh Khan. Lalu dia pegang mike, dan bernyanyi sekitar 10 menit," kata Dansat Brimob Polda Gorontalo, AKBP Anang Sumpena seperti CyberTainment lansir dari VIVANews.com. Hebatnya, jika dalam video yang beredar di YouTube Norman hanya lipsync, kali ini secara langsung dia menyanyikan lirik Chaiya-chaiya. Hebatnya lagi, dia hafal liriknya.

Berbeda dengan videonya yang diunggah di YouTube, di situ Norman bernyanyi langsung dan ternyata suaranya boleh juga.

Mendadak Seleb

Aksi Norman yang selain ramai dibicarakan di situs-sius jejaring sosial juga disiarkan oleh stasiun-stasiun TV itu seperti membukakan pintu popularitas kepada fans berat aktor terkemuka India, Shakh Rukh Khan, ini. Sejumlah tawaran tampil mengalir bak air kepadanya. Coba kita daftar satu-satu, ya: Bukan Empat Mata bersama Tukul Arwana? Check. Opera Van Java (OVJ) bersama Sule dkk? Check. Dahsyat bersama Luna Maya? Check. Ssst, ketika diundang dan tampil di Dahsyat, konon Norman girang bukan main karena berkesempatan bertemu dengan Luna Maya.

Selain undangan tampil, undangan bertamu pun lancar mengalir ke alamatnya. Salah satunya undangan dari Gubernur Gorontalo, bahkan Kapolri Jenderal Timur Pradopo. Kapolri bahkan memuji aksinya dan mempertimbangkannya untuk menjadi duta wisata Polri.

Tidak hanya undangan untuk tampil dan bernyanyi sambil berjoget di TV-TV nasional, peluang menjadi bintang iklan pun terbuka lebar. Adalah sebuah produsen motor India, TVS pun, yang mengaku tertarik untuk menjalin kerjasama dengan anggota polisi ini.

Itu saja? Tentu tidak. Aksi isengnya tersebut rupanya belum berhenti mengalirkan rezeki ke kantong polisi kocak ini. Konon, ia juga mendapatkan bonus berupa uang tunai dari Polda Gorontalo atas kreativitasnya.

Yang menarik, selama berada di Jakarta rupanya Briptu Norman rupanya juga sempat masuk dapur rekaman. Ia digandeng sebuah perusahaan rekaman milik Farhat Abbas — yang lebih dikenal sebagai pengacara.

Kepada Yahoo! Indonesia (11/4), Farhat Abbas mengatakan rekaman perdana Briptu Norman dilakukan minggu lalu. Tak tanggung-tanggung, Briptu Norman menyanyikan lima lagu karangan Farhat, yang salah satunya berjudul... wait for this... Cinta Farhat. Bagi yang penasaran, video klipnya -- yang amat sangat sederhana -- sudah bisa dilihat di YouTube.

Lalu, setelah kini sosoknya melejit bak selebritas, adakah yang berubah dari kehidupan seorang Norman Kamaru?

Tentu saja. Dari perbincangan Norman yang CyberTainment lansir dari Detikhot, Norman berkata bahwa dirinya merasa menjadi berbeda sejak masyarakat luas mengenali dirinya dalam aksi lipsync di situs Youtube. Selain sibuk, Norman menjadi objek foto bersama setiap orang yang bertemu dengannya.

"Tiap jalan ke mana saja ada yang minta foto bareng dengan saya, ada ibu-ibu ada juga laki-laki. Ya, terpaksa mau enggak mau foto-foto juga," katanya (Detikhot).

Namun, Briptu Norman juga mengaku akan tetap mengabdi menjadi anggota Polri meskipun ia punya bakat menyanyi yang belakangan membuatnya terkenal. Menurutnya, dari sisi pendapatan juga lebih besar menjadi polisi daripada roadshow yang kini sering dilakukannya ke televisi-televisi. Ah, masa iya?

Oya, satu hal yang masih misterius adalah pengupload video Briptu Norman ke YouTube. Briptu Norman sendiri mengaku tidak tahu menahu mengenai identitas pengupload tersebut. Dia juga tahu mengenai keberadaan video tersebut dari ibunya. Walau awalnya sempat was-was, sekarang ia mengaku senang dan berterima kasih terhadap sang pengupload misterius itu.

Masih penasaran dengan sosok polisi humoris yang satu ini? Tenang saja, demam Briptu Norman tampaknya masih belum akan berakhir, setidaknya untuk satu bulan ke depan. Yuk mare.

(put/ teks & foto: berbagai sumber)

1 komentar:

  • Fance Ahmad says:
    17 Juni 2011 pukul 03.49

    Oke Bos....Makasih Telah Mengunjungi Blog Saya...Salam Hangat Blogger

Posting Komentar

Di Mohon Tinggalkan Komentar anda
www.aramada-aman.blogspot.com
Terima Kasih

Bottom 3